Perbedaan Psikiater dan Psikolog Sama-Sama Menangani Gangguan Kesehatan Mental

Perbedaan Psikiater dan Psikolog Sama-Sama Menangani Gangguan Kesehatan Mental

Sama halnya seperti sakit fisik, gangguan kesehatan mental juga perlu pengobatan dari professional seperti dokter spesialis.  Orang yang mengalami masalah mental bisa melakukan terapi maupun pengobatan ke psikolog atau psikiater.  Perbedaan Cara Pemeriksaan antara psikiater dengan Psikolog.

Seorang psikiater menyelidiki penyebab gejala psikologi dari sisi medis dan kelainan susunan saraf pada pasien penyakit kejiwaan.  Psikiater juga bertanggung jawab untuk mendiagnosis gangguan mental dan menentukan pengobatan yang dilakukan.

Psikolog harus fokus pada terapi psikososial untuk perilaku, pikiran, dan emosi pasien.  Selain itu, psikolog juga berkompeten untuk melakukan berbagai tes psikologi yang nantinya akan diinterpretasikan sebagai jawaban dari masalah yang dialami pasien seperti tes IQ, tes kepribadian, minat bakat, dan sebagainya.  Memberikan Terapi Terbaik dengan Cara yang Berbeda  Baik psikolog maupun psikiater sama-sama mendalami ilmu kejiwaan dan memiliki konsentrasi praktik yang sama, berupa upaya penanganan, pencegahan, diagnosis juga pemberian terapi.   Psikolog melakukan terapi pada pasien setiap minggu untuk konseling psikososial.

Psikolog Menjadi Tempat Untuk Berkonsultasi, Sedangkan Psikiater Untuk Pengobatan  Gangguan kesehatan jiwa bisa dikonsultasikan pada psikolog ataupun psikiater.  Ada juga kasus pasien yang perlu berkonsultasi dengan keduanya.  Hal ini sangat tergantung pada kasus dan permasalahan yang dihadapi pasien.  Bisa saja, seorang pasien yang berkonsultasi ke psikolog juga akan direferensikan ke psikiater karena membutuhkan terapi berupa obat.

Jaga kesehatan mental jika terlalu penat dalam menghadapi kehidupan, pekerjaan yang menumpuk, beban hidup yang banyak. Luangkan lah waktu untuk menenangkan diri atau sebaiknya liburan.

 

 

.


Artikel lainnya