Peserta BSI Explore ikuti Pelatihan Micro Teaching dan Public Speaking

Peserta BSI Explore ikuti Pelatihan Micro Teaching dan Public Speaking

BSI Explore 2023 adalah kegiatan pembelajaran dan Pengabdian yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus dalam jangka waktu 3 minggu guna melatih kemampuan dalam  menyelesaikan permasalahan dengan menjadi mitra guru di sekolah, menggali potensi desa dan pemberdayaan masyarakat dan pemuda desa dengan tema “Merajut Indonesia, Menginspirasi Negeri”. Kegiatan BSI Explore 2023 ini merupakan inspirasi dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), dimana pembelajaran tidak harus dilakukan kampus secara formal, tetapi juga dapat dilakukan dengan terjun langsung ke masyarakat guna mengembangkan kemandirian dalam mencari dan menemukan pengetahuan melalui kenyataan dan dinamika lapangan seperti permasalahan riil, interaksi sosial, kolaborasi, manajemen diri, tuntutan kerja, target dan pencapaiannya. Sehingga terbentuklah Hardskill dan Softskill yang berkualitas baik bagi mahasiswa. Kegiatan BSI Explore 2023 diselenggarakan di daerah-daerah pedesaan di sekitar kampus UBSI Bogor, Bekasi, Karawang, Banten, Sukabumi, Tasikmalaya, Tegal, Purwokerto, Yogyakarta, Solo dan Pontianak.

Salah satu rangkaian kegiatan BSI Explore 2023 adalah Pembekalan/ Pelatihan yang diberikan kepada para peserta BSI Explore 2023 yang dibagi kedalam beberapa tahap, dimana pembekalan pertama yang diberikan adalah Pelatihan Penulisan Artikel Berita pada hari Rabu, 30 November 2022. Pembekalan kedua adalah Pelatihan Desain Grafis dan Pelatihan Editing Video pada hari senin 5 Desember 2022. Selanjutnya pembekalan ketiga yaitu Pelatihan Public Speaking dan Micro Teaching yang diselenggarakan pada hari ini, Rabu tanggal 7 Desember 2022.

Sesi pertama dalam pembekalan ini adalah pelatihan Micro Teaching yang disampaikan oleh Ibu Dr. Fitit Fitriansyah, M.Pd, S.Sos.I dengan berpengalaman sebagai asesor Pendidikan Profesi Guru, asesor GTK dan Asesor BKD. Beliau menyampaikan materi dengan tema “Be a Good Teacher” dimana pada pemaparannya beliau menyampaikan bagaimana tugas, tanggung jawab dan kewajiban seorang guru. Guru adalah seorang pendidik profesional yang bertugas mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Pemateri juga berharap “agar para peserta BSI Explore 2023 dapat memahami dan menteladani serta mencontoh bagaimana seorang guru dapat mentransfer ilmu pengetahuannya kepada siswa dan siswi di sekolah, kemudian juga berdasarkan pelatihan yang diberikan ini agar para peserta BSI Explore 2023 bisa memperoleh bekal dan persiapan serta dapat melaksanakan peran dan fungsinya dengan baik kedalam masyarakat dan sekolah di pedesaan pada kegiatan BSI Explore 2023 ini”.

Sesi selanjutnya dalam pelatihan ini adalah Pelatihan Public Speaking yang disampaikan oleh Bapak Ahmad Setiadi, M.Kom selaku dosen Universitas BSI. Beliau berharap “agar ilmu Public Speaking ini adalah ilmu yang sangat dibutuhkan dan harus dipelajari oleh setiap peserta BSI Explore 2023 karena kita adalah makhluk sosial yang selalu memerlukan komunikasi dan interaksi dimanapun kita berada, terutama dalam prakteknya nanti ke dalam kegiatan BSI Explore 2023”.  Materi yang disampaikan pada pelatihan Public Speaking kali ini dengan cara praktek berkelompok berupa simulasi kegiatan seminar, dimana para peserta BSI Explore 2023 masing-masing memiliki tugas yang berbeda-beda. Kemudian tiap kelompok saling berdiskusi untuk masing-masing anggota dapat memaparkan, mensosialisasikan informasi yang sudah ditentukan oleh pemateri kepada para audience. Sehingga setiap anggota kelompok dapat menguasai apa arti dan makna Public Speaking itu sebenarnya.

Ketua Pelaksana Ade Suryadi M.Kom menuturkan “Kegiatan Pelatihan Public Speaking & Micro Teaching bertujuan untuk memberikan bekal kepada mahasiswa agar nanti saat terjun ke desa dan mengajar di sekolah dapat memiliki kemampuan komunikasi, interaksi yang baik dengan masyarakat sekitar serta pembekalan buat melakukan pengajaran yang akan diterapkan di desa tujuan”  Ungkapnya.


Artikel lainnya