Dosen UBSI Lakukan Diseminasi Penelitian dan Serah Terima Aplikasi di SMK Muhammadiyah Bumiayu
Bumiayu, 3 Oktober 2025 – Tim dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan inovasi teknologi pendidikan. Melalui kegiatan Diseminasi Penelitian dan Serah Terima Aplikasi yang digelar di SMK Muhammadiyah Bumiayu, para dosen UBSI memperkenalkan hasil riset yang berfokus pada sistem otomatisasi penilaian ujian, khususnya untuk jenis ujian essay.
Kegiatan ini merupakan bagian dari luaran penelitian yang melibatkan tiga dosen UBSI, yaitu Ade Suryadi, M.Kom., Sandra Jamu Kuryanti, M.Kom., dan Cep Adiwihardja, M.Kom., serta dua mahasiswa yakni Khaila Anjani dari program studi Sistem Informasi dan Meutya Febi Santoso dari program studi Manajemen.
Meningkatkan Objektivitas Penilaian Essay
Dalam kegiatan tersebut, Ade Suryadi, selaku ketua tim peneliti, menjelaskan bahwa sistem yang dikembangkan bertujuan untuk membantu lembaga pendidikan agar proses penilaian jawaban essay menjadi lebih objektif, cepat, dan efisien. Sistem ini mampu melakukan analisis otomatis terhadap jawaban siswa menggunakan pendekatan pemrosesan bahasa alami (Natural Language Processing/NLP).
“Dengan sistem ini, penilaian ujian essay dapat dilakukan secara lebih adil dan akurat, karena tidak lagi bergantung sepenuhnya pada subjektivitas penilai,” ujar Ade dalam paparannya.
Sesi sosialisasi diikuti antusias oleh guru-guru SMK Muhammadiyah Bumiayu yang aktif berdiskusi, terutama terkait kemungkinan pengembangan fitur tambahan seperti voice note, serta kemampuan sistem dalam mengenali jawaban berbentuk rumus matematika maupun teks berbahasa Arab.
Respon Positif dari Pihak Sekolah
Salah satu guru SMK Muhammadiyah Bumiayu, Arisa Tri Wahyuningsih, S.Pd., mengungkapkan apresiasinya terhadap inovasi ini.
“Selama ini penilaian manual sering kali bersifat subjektif. Kadang kami tetap memberi nilai meskipun jawaban siswa melenceng dari kunci. Dengan adanya sistem ini, kami berharap hasilnya bisa lebih objektif,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Bumiayu, Faiz Hanani, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa digitalisasi pendidikan memang menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam hal kesiapan sumber daya manusia dan sarana prasarana. Namun, pihaknya berkomitmen untuk terus beradaptasi.
“Tantangan terbesar adalah kesiapan SDM untuk beralih dari manual ke digital. Tetapi dengan komitmen bersama, saya yakin kita bisa melangkah maju,” ujarnya.
Faiz juga menegaskan dukungan penuh sekolah terhadap penerapan sistem penilaian otomatis tersebut. Ia berharap program ini mampu memberikan efektivitas, efisiensi, serta kemudahan akses bagi guru dan siswa dalam proses evaluasi pembelajaran.
Langkah Nyata UBSI untuk Pendidikan Digital
Melalui kegiatan ini, Universitas Bina Sarana Informatika menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan digital di Indonesia. Program diseminasi dan serah terima aplikasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mengimplementasikan hasil penelitian ke dunia pendidikan menengah.
Dengan adanya sistem penilaian otomatis ini, proses evaluasi pembelajaran diharapkan dapat berjalan lebih akurat, transparan, dan efisien, sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di SMK Muhammadiyah Bumiayu.